Setelah ditetapkan tanggal 14 pebruari 2024, KPU mau apa?

 



Bagian dari sosialisasi adalah menyebar luaskan pelaksanaan hari pelaksanaan yaitu 14 februari. Kenapa? Karena ini dirasa hari yang paling tepat. Ada tiga opsi 14 februari, 21 februari dan 6 maret. Kenapa tidak bulan April, larena biasanya pada pemilu sebelumnya adalah bulan April, dilaksanakan April.


KPU RI melalui kanal youtube podcast menjawab mengapa memilih 14 april. Ilham Saputra menyampaikan bahwa bulan April 2024 sesuai hitungan calendar, maka akan pada bulan April 2024, bertepatan dengan bulan Ramadhan yang dilaksanakan sejak pertengahan maret. Maka bisa dibilang akan bersamaan dengan hari raya idul fitri.

Budaya Indonesia ketika bertemu dnegan idul fitri aka nada budaya mudik, maka akan crowded dan tidak akan mendengar fokus dan seksama untuk mendengarkan kampanye dari presiden maupun kampanye politik peserta pemilu. Itu akan menjadi persoalan, maka kemudian KPU menghitung ulang pelaksanaan.

Pada pemilu 2024 KPU menyelenggarakan dua agenda yaitu pilpress dan pileg, kedua adalah pilkada. Jika dilaksanakan April, maka jaraknya terlalu dekat, tahapan akan beririsan sehingga akan menyebabkan kesibukan tersendiri. Dan itu kinerja beban penyelenggara sangat besar. Fokus dulu pada pileg pilpres meskipun kemudian tahapan beririsan maka tidak akan terlalu besar.

Dalam pemilu belakangan selalu hari Rabu, kenapa? Karena itu hari pertengahan. Dimana sesuai undang-undangn pemilu, bahwa pemungyutan suara dilaksanakan pada hari libur atau hari yang diliburkan.

Sehingga ketika dipilih Rabu, maka orang akan fokus untuk memilih dengan dating ke TPS. Artinya ketika dipilih hari selasa maka ada jeda senin yang hanya sehari, ketika dipilih kamis maka jeda ke libur terlalu dekat maka dipilih hari tengah-tengah supaya orang itu tidak pergi pergi jauh, dan khusus libur untuk dating ke TPS.

Bagaimana suasana ketika akan memilih menggunakan kreasi valentine day. KPU diwakili Ilham Saputra  Silahkan saja asalkan ada kesadaran dan rasionalitas dan tanggung jawab tinggi untuk memilih pemimpin dan membangun negara. Semua tergantung kreatifitas petugas adalkan bisa membangkitkan semngat untuk dating ke TPS.

Sekilah Tahapan pemilu 2024, apa sih tahapan? Yaitu langkah-langkah menuju hari pencoblosan, kenapa dua tahun, karena sesuai undang-undang pemilu, persiapan pelaksanaan hari pencoblosan adalah 20 bulan sebelum hari H. artinya tahapan itu, langkah-langkah itu, persiapan pelaksanaan pencoblosan dimulai 20 bulan.

Apa saja persiapan atau langkah langkah persiapan antara lain persiapan anggaran, SDM dan hal-hal lain untuk pelaksanaan pencoblosan pada 14 februari 2024. Menjelang hari H ada pendaftaran verifikai dan penetapan partai politik.

Jadi partai politik meskipun sudah terdaftar di kemenkumham belum tentu menjadi partai politik peserta pemilihan umum. Diundang-undang mengatur KPU sebagai penyelengara pemilu melakukan verifikasi terhadap partai politik untuk menjadi syarat peserta pemilu.

Kemudian KPU membentuk daerah pemilihan, untuk pemilu legislative ada tiga level pemilihan legislative DPR RI, DPR Provinsi dan DPR Kabupaten Kota. KPU Kabupaten Kota membuat rancangan daerah pemilihan kemudian akan di klarifikasi oleh KPU Provinsi dan KPU RI.

Kemudian tahapan pemutakhiran daftar pemilih, maka kepada masyarakat untuk memastikan keikut sertaannya dalam daftar pemilih. Akan ada petugas KPU yang datang untuk memastikan data DP4 dari kemendagri lewat dukcapil.  Data mentah akan dimutakhirkan oleh petugas untuk memastikan bahwa pemilih misalnya pindah, udia sudah 17 tahun, TNI Polri sudah pensiun, dsb.

Tahapan selanjutnya adalah tahapan soal kampanye, pelaporan dana kampanye, sampai pemungutan dan penghitungan suara, tahapan akhir adalah penyelesaian hukum jika ada gugatan terhadap hasil pemilihan umum.

Tahapanpaling dekat dimulai juni 2022 adalah pemutakhiran data pemilih. Ada daftar pemilih sementara hasil pencocokan dan penelitian, hasil pembersihan dari orang yang meninggal, pindah, datang atau masuk batas syarat pemilih. Ada Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditempel dan masyarakat diminta untuk mencermati daftar ini, jika belum masuk silahkan menghubungi petugas di tingkat desa.

Pelaporan itu akan didata oleh petugas, dan menjadi daftar pemilih tetap. Jika sudah masuk dalam DPT sudah santuy. Ingat biasanya daftar pemilih ditempel di tempat umum dan bisa dilihat oleh siapa saja. Ada web https://lindungihakmu.kpu.go.id. untuk melihat apakah sudah masuk daftar pemilih atau belum. Tinggal masukan NIK.

Coba deh…buka…. Kemudian klik kabupaten, kemudian ketikan NIK. Care, aware harus melihat dan perhatian pada tahapan pemutakhiran daftar pemilih (pendaftaran pemilih). Biasanya akan ada peringatan dari WA grup, dan chat chat dari penyelenggara. Kemudian konsen lagi pada saat adanya Daftar Calon Tetap (DCT) para calon legislative, nah kita harus melihat siapa saja, visi misainya, pekerjaannya apa, partainya sesuai ga dengan kita, lihat track record calon legislaifnya, apa saja yang dikerjakan, bagaimana apa yang dilakukan, meningat ini sangat penting untuk keberlanjutan demokrasi, dan dia betul-betul bekerja untuk kesejahteraan kita, maka memilih harus sesuai dengan hati Nurani. Bahwa dia punya visi misi yang baik untuk kesejahteraan rakyat.

Berpartisipasi aktif bila ada pelanggaran dari penyelenggara pemilu. Melaporkan duagaan penyelenggara, peserta pemilu dan pelanggaran terhadap undang-undang pemilu, bisa lapor ke bawaslu kalua soal regulasi atau ke DKPP jika terkait etik penyelenggaraan sesuai aturan undang-undang no 7 tahun 2017.

Jika kemudian bingung terkait banyaknya calon yang menyebabkan bingung harus milih yang mana, maka perhatikan visi misi dan track recordnya. Apakah dia petrnah korupsi atau tindankan yang merugikan masyarakat, treack record abapila dia incumbent apakah dia mendukung dan pro rakyat.

Bila kita suka dengan olahraga, maka kemudian pola pikir terhadap calon yang akan kita pilih yang pro terhadap program olahraga. Program-program apakah partai yang akan dipilih mampu mengembangkan olahraga.

Jika kita pada bidang ekonomi maka bagaimana partai yang akan dipilih memiliki program untuk meerbaiki ekonomi.

Kita bukan memilih karena desakan siapapun, atau karena money politik atau8 kedekatan kekerabatan lain.

Tapi menjadi pemilih yang rasional, karena memilih siapa calon yang memiliki program peningkatan kesejahteraan masyarakat, dia menurut kita mampu mengemban amanah rakyat, atau calon yang tepat.

Memilih dia yang terbaik untuk memwakili anda di parlemen atau dia menjadi presiden. Yang kriteria terbaik dan bukan karena desakan siapapun.

 

 

 

 

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengelola keamanan siber menuju kedaulatan digital untuk pemilu